Agar Iklan Anti-Rokok bisa bersaing

52486-Albert_Camus-anaglyph_3D-writers-men-cigarettes-748x421

wallup.net/albert-camus-anaglyph-3d-writers-men-cigarettes/

Iklan rokok sudah lama menghiasi layar kaca permisa tv Nusantara, mulai dari iklan rokok yang serius sampai yang membuat kita tertawa lebar. Tentunya perusahaan rokok dengan iklannya yang menjamur semakin banyak dikarenakan Negara kita ini sebagai salah satu konsumen rokok terbesar di Dunia. Tidak heran, karena mulai dari zaman kerajaan hingga pra kemerdekaan kretek sudah menjadi bagian dari budaya Nusantara.

Lalu entah kapan tahun pastinya, iklan dan kampanye anti rokok mulai gencar dilakukan dan kian populer. Mulai dari sekolah, perguruan tinggi, hingga tv. Ruang publik semakin dipenuhi dengan iklan dan kampanye anti-rokok sebagai pembawa pesan kesehatan bahwa merokok itu adalah sangat berbahaya. Namun, sebagai orang yang dulu juga pernah aktif sebagai perokok kelas iseng, saya tidak bisa mengamini begitu saja bahwa rokok adalah satu-satunya sumber penyakit paling berbahaya, sialan lagi mematikan.

Saya tidak ingin bicara terlalu dalam tentang benar tidaknya kampanye anti-rokok atau bagaimana kondisi kesehatan orang-orang yang merokok. Satu hal yang pasti, semua yang berlebihan itu tidak baik, dan ada baiknya para perokok ikut menjunjung tinggi tagar #tahubatas sebagai pengingat. Tagar yang telah lebih dulu digunakan para penikmat bir, yang mungkin nasibnya sama saja dengan para perokok. Namun para penikmat bir sepertinya lebih dihantui kaum paramiliter fasis agama ketimbang dokter dan pakar hipnotis.

Kembali lagi ke soal iklan. Meskipun iklan anti-rokok semakin populer, namun masih belum bisa menyaingi iklan rokok. Menurut penilaian pribadi, beberapa kali saya menyaksikan iklan anti-rokok  masih terasa membosankan. Pemirsa tv selalu disuguhi tema yang sama tentang bahaya merokok dan memperlihatkan dampak buruknya sebagai kunci kesialan paling sial dalam hidup, bahkan lebih sial lagi ketimbang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata, tanpa menunjukkan efek positif setelah berhenti merokok.

Berbeda dengan iklan rokok. Iklan rokok mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu alasan mengapa pemirsa tv tidak bosan dengan jeda komersil saat menyaksikan tayangan kesayangan. Jarang sekali ada iklan rokok yang membosankan dan menyebalkan, kecuali kalau diputar berulang kali seperti iklan partai politik mungkin.

Iklan rokok dikemas dengan beragam dan apik, penuh hiburan dan inspirasi. Mulai dari contoh baik pertemanan, humor yang segar, dan kutipan tentang hidup yang selalu menginspirasi siapa saja  tanpa membedakan mana yang merokok, dan mana yang tidak. Tidak lupa orang-orang dengan karir  cemerlang dan masa depan yang cerah, lagi selalu di dekati wanita cantik sebagai sinyal keras tanda kesuksesan para perokok, meskipun sebenarnya kesuksesan jelas bukan berasal dari sana. Seakan tidak pernah cemas, dan santai menunggu bahwa pasangan hidup telah menunggu mu di ujung sana. Ya, di ujung sana.

Maka, bila melihat kembali iklan anti-rokok. Jelas kita sama-sama tahu dimana kelemahannya. Tiada pesan positif tentang dampak apa yang terjadi setelah berhenti merokok seperti karir yang cemerlang dan enteng masalah asmara, nihil kutipan yang menginspirasi, miskin tema nada yang indah, lagi kaku, bahkan nyaris sempurna kacrut tanpa adanya jalan cerita tentang persahabatan, dan humor yang menghibur.

Sudah saat nya para anti-rokok piknik dan rekreasi, membaca bacaan yang bermutu, dan mendengarkan musik yang begus serta lebih variatif, meski membaca dan mendengarkan musik kembali lagi ke soal selera, sama halnya dengan rokok. Turun ke masyarakat umum ketika ada acara dangdutan, ikutan joget. Dengan begitu pikiran lebih terbuka dan inspirasi mudah didapat. Lalu koreografer handal harus diikutsertakan dalam proses pembuatan iklan untuk menciptakan gerakan yang mumpuni guna menambah daya dobrak iklan anti-rokok.

Saya jadi ingat sedikit lirik salah satu iklan rokok di tv “Kami datang buka jalan, kami datang buka pikiran”, maaf kalau liriknya salah. Pesan yang jelas sekali sangat membebaskan, tak mudah didikte. Jadi sudah saat nya iklan anti-rokok menerima salah satu pesan iklan rokok tersebut. Sudah saatnya iklan anti-rokok menawarkan kebaruan dan bersaing dengan iklan rokok yang penuh inspirasi, penuh warna-warni, yang kian hari makin cemerlang dan bersinar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s